Seputar Berita Peristiwa dan Kriminal
Beli Tema IniIndeks
Binkam  

Nyongkolan Dua Lokasi di Sekotong, Polisi Kerahkan Personelnya Lakukan Pengamanan

Pengamanan Nyongkolan di Sekotong pada Dua Lokasi, Desa Cendimanik dan Desa Batu Putih

Lombok Barat, NTB – Polsek Sekotong melaksanakan pengamanan kegiatan tradisi nyongkolan di Wilayahnya, pada dua lokasi yakni Desa Cendimanik dan Desa Batu Putih, Minggu (13/11/2022).

Kapolsek Sekotong, Polres Lombok barat, Polda NTB, Iptu I Kadek Sumerta, SH mengatakan Jajaranya menggelar personel, guna antisipasi segala bentuk Gangguan yang mungkin saja terjadi.

“Yang pasti karena melibatkan orang banyak banyak, yang kita antisipasi adalah terkait dengan arus lalulintas. Serta potensi kerawanan lainnya, seperti keributan antar pengiring nyongkolan itu sendiri,” ungkapnya, Minggu (13/11/2022).

Dalam pengamanan kegiatan tradisi adat nyongkolan ini, Polsek Sekotong menurunkan delapan personelnya.

“Menempatkannya pada masing-masing titik lokasi kegiatan tradisi nyongkolan Masyarakat tersebut,” katanya.

Kegiatan nyongkolan di Desa cendimanik dari warga Dusun Aik Kerik Desa Aik Kerik Kec Batu Keliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Menuju Dusun Sayong Baru Desa Cendimanik Kec Sekotong, yang mana pihak mempelai laki-laki mulai star dari Jalan Raya Dusun Sayong Baru.

“Kegiatan ini menggunakan jalur utama Sekotong Lembar, dengan cara berjalan dengan arak arakan menuju rumah mempelai perempuan,” imbuhnya.

Lengkap beserta iringan alat musik berupa satu grup kesenian gendang belek dengan kapasitas warga dusun aik kerik diperkirakan kurang lebih 150 orang.

Pada lokasi lainnya, yakni Desa Batu Putih, Nyongkolan Warga Dusun Selengong Desa Batu Putih menuju Dusun Tibu Baru Desa Batu Putih.

“Adapun rute pengamanan nyongkolan, pihak mempelai laki laki berasal dari dusun selengong. Pihak mempelai laki laki mulai star dari jalan raya dusun tibu baru menggunakan jalur jalan raya utama desa,” jelasnya.

Dengan cara berjalan dengan arak arakan menuju rumah mempelai perempuan di Dusun Tibu Baru, dengan iringan dengan alat musik berupa satu grup kecimol. Adapun kapasitas warga dari Dusun Selengong dengan perkiraan kurang lebih 100 orang.

“Personil polsek sekotong yang melaksanakan pengamanan, dengan mengatur arus lalu lintas dan mengurai kemacetan. Agar dalam proses tradisi adat tidak menemui kendala dan mencegah dari terjadinya permasalahan yang dapat meluas hingga akhir pelaksanaan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *