Seputar Berita Peristiwa dan Kriminal
Beli Tema IniIndeks

Polda NTB Tarik Surat Tilang dan Maksimalkan ETLE

Peniadaan tilang manual, Polda NTB tarik Surat Tilang

Mataram, NTB – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTB Kombes Pol Djoni Widodo merespon cepat terkait terhadap instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait peniadaan tilang manual terhadap pelanggar lalu lintas.

Menarik Surat Tilang

Sejak Kapolri menyampaiakan instruksinya, Kombes Djoni langsung melakukan koordinasi kepada seluruh Kasat Lantas yang ada di Polres Jajaran Polda NTB. Untuk menarik surat tilang yang ada di Polres Jajaran Polda NTB.

“Dengan arahan Pak Kapolri penilangan tidak boleh manual. Kami secara keseluruhan di Nusa Tenggara Barat surat tilang sudah kami tarik dari seluruh anggota mulai Senin (24/10/2022) kemarin, baru kita smpaikan ke rekan rekan media setelah release Manajemen Rekayasa Lalu lintas persiapan WSBK,” kata Djoni, Rabu (26/10/2022).

Memaksimalkan ETLE

Selanjutnya, peniadaan tilang manual, Kombes Polda Djoni akan memaksimalkan penggunaan ETLE untuk menindak pelanggar aturan lalu lintas di jalan raya.

Tercatat, saat ini kamera ETLE di Nusa Tenggara Barat telah terpasang di 5 titik ruas jalan di Kota Mataram, yakni di Simpang Empat BI, Simpang Empat Golkar, Simpang Empat Hotel Aston, Simpang Empat Seruni 1 dan Seruni 2.

“saat ini Kamera ETLE di Nusa Tenggara Barat terdapat di 5 titik, itu kita akan maksimalkan penggunaannya,” ujar Djoni.

Djoni akan kebut penggandaan ETLE mobile di Nusa Tenggara Barat. Targetnya tahun depan semua kabupaten di NTB sudah terpasang.

Di sisi lain, Kombes Pol Djoni terus memaksimalkan penggelaran personel di lapangan untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat.

Meningkatkan Edukasi

Selain itu, Kombe Pol Djoni juga telah membuat schedule sosialiasi ke Sekolah-Sekolah dan yang lainnya, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mentaati aturan berlalu lintas.

Selain itu, akan melakukan edukasi di jalan raya, saat memberikan teguran kepada pelanggar secara humanis dan simpatik.

“kami sudah memberikan himbauan kepada anggota Polisi Lalu Lintas seluruh jajaran, agar apa bila menemukan pelanggararan di jalan. Untuk memberikan teguran secara humanis simpatik kepada si pelanggar,” jelasnya.

Merespon instruksi Kapolri, ia sudah memberikan himbauan kepada jajarannya untuk tidak melakukan penilangan secara manual di lapangan.

Ia akan memaksimalkan penindakan menggunakan ETLE, agar petugas tidak langsung bersentuhan dengan si pelanggar.

“begitu ada perintah dari bapak Kapolri, saya sudah sampaikan kepada para kasat lantas, dan telah membuatkan jukrah dan arahan. Untuk segera melaksanakannya dan tindak lanjutnya adalah, seluruh blangko tilang dari personel kita tarik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *