Kecelakaan di Jalan Tol Tangerang-Merak, Satu Orang Meninggal Dunia di Tempat

Kecelakaan di Jalan Tol Tangerang-Merak, Satu Orang Meninggal Dunia di Tempat

Jakarta – Kecelakaan di Jalan Tol Tangerang-Merak, mengakibatkan satu orang tewas di Tempat. Kecelakaan Mobil ini terjadi di di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 63.600 B arah Tangerang pada Selasa (05/07/2022) Subuh, sekitar pukul 05.25 WIB.

Berawal saat mobil Suzuki Carry Pickup Nopol: B-9169-TAT menabrak mobil truck yang sampai saat ini identitasnya polisi belum mengetahuinya.

Adapun pengemudi pengemudi Suzuki Carry Pickup berinisial DP, laki-laki dalam keadaan luka-luka. Sedangkan penumpangnya berinisial RL, laki-laki yang meninggal dunia di Tempat Kejadian.

Kasubdit Gakum Dit Lantas Polda Banten Kompol Kamarul Wahyudi mengatakan saat DP mengemudikan kendaraannya dari Merak menuju Tangerang.

Saat itu DP mengemudikan kendaraannya berada di jalur lambat, tiba-tiba muncul truk memotong jalur mobil yang dia kemudikan.

“Saat DP sedang melaju dari arah Merak menuju Tangerang mengunakan lajur lambat. Mobil Truck yang tidak diketahui identitasnya tiba-tiba berpindah dari lajur cepat ke lajur lambat,” jelasnya.

Sehingga kendaraan yang DP kemudikan menabrak bagian kanan belakang Truck tersebut.

“Namun Truck langsung melanjutkan perjalanan,” ucap Kamarul.

Kamarul menjelaskan keadaan kedua korban kecelakaan tersebut.

“Saat ini DP mengalami luka-luka dan langsung membawanya ke RS Drajat Prawira Negara Serang. Sementara RL menduganya meningal dunia di tempat, kendaraan mengalami kerusakan dan mengamankannya di Pintu Tol Ciujung,” ungkap Kamarul

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Shinto Silitonga mengatakan turut prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. Yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Dan satu orang mengalami luka-luka dalam kecelakaan naas itu.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan di Jalan Raya, tetap waspada dan berhati-hati. Serta selalu konsentrasi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” imbau Shinto.

Terakhir, Shinto meminta agar pengendara disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Utamakan Keselamatan karena keluarga menanti di rumah,” tutup Shinto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.